Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Bappeda Sulteng dan Universitas Tadulako Gelar Bimbingan Teknis Pelokalan SDGs dalam Penyusunan Aksi Daerah

Palu, 12 Mei 2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) bekerja sama dengan SDGs Center LPPM Universitas Tadulako menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Pelokalan SDGs dalam Penyusunan Aksi Daerah”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Mei 2026, dengan menghadirkan narasumber utama Dr. Rachman Kurniawan, S.T., M.M., yang merupakan Manager Pilar Pembangunan Lingkungan Sekretariat Nasional SDGs Bappenas.

Hari pertama kegiatan dilaksanakan di Ruang Nagana Kantor BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah, sementara hari kedua berlangsung di Ruang Konferensi Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako.

Kegiatan diawali dengan laporan panitia oleh Prof. Dr. Husnah, S.E., M.Si., selaku perwakilan SDGs Center LPPM Universitas Tadulako. Dalam laporannya, disampaikan bahwa pelaksanaan bimtek ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengintegrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam kebijakan pembangunan daerah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Drs. Arfan, M.Si., selaku Kepala BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ananto Yanuar, S.ST., M.P.W.P., selaku Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Kepala BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan pelaksanaan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (RAD TPB/SDGs) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025–2029. Pemaparan tersebut menjelaskan berbagai langkah strategis pemerintah daerah dalam memenuhi 17 tujuan TPB/SDGs yang mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, hingga tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, materi yang dibawakan oleh narasumber lebih menitikberatkan pada peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan daerah dalam pelokalan SDGs. Pembahasan tersebut mencakup pentingnya integrasi indikator SDGs dalam dokumen perencanaan daerah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta strategi implementasi pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman terkait strategi pelokalan SDGs dalam penyusunan aksi daerah, termasuk sinkronisasi program pembangunan dengan indikator TPB/SDGs yang telah ditetapkan secara nasional maupun global. Selain itu, bimtek ini juga menjadi forum diskusi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

Diharapkan, hasil dari bimbingan teknis ini dapat menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan sesuai dengan target pencapaian SDGs di Provinsi Sulawesi Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *