Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Sejarah Muhammadiyah di Sulawesi Tengah

Penulis: Muhammad Khairil, Haliadi-Sadi, Ari Fahry dan Imamul Abrar
Sinopsis:
Tahun 1932 dimasa Kolonial Belanda di Sulawesi Tengah, Muhammadiyah Wilayah Afdeling Donggala diperkenalkan oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka). Sementara, Muhammadiyah di wilayah Afdeling Poso dibawa oleh seorang tokoh Gorontalo bernama Tom Olii. Dua informasi masuknya Muhammadiyah di Sulawesi Tengah tersebut menjadi pemicu muncul dan berkembangnya Muhammadiyah di Wilayah Sulawesi Tengah. Empat tahun kemudian, gerakan sosial Muhammadiyah Sulawesi Tengah berubah pada tahun 1936 menjadi satu gerakan politik nasional dengan melakukan perlawanan terhadap Kolonialisme Belanda. Peristiwa Dolago (Parigi Moutong) oleh Marjun Habie dan Abdul Wahid Toana yang menolak membayar pajak (belasting) dan kerja rodi (hecrendienst) kepada penguasa Pemerintahan Hindia Belanda. Demikian juga peristiwa di Salabangka oleh Abdurahim dan kawan-kawan melakukan perlawan kepada penguasa saat itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *