
Tengku Hamdan Rampadio.; Haliadi-Sadi.; Ahsan Marjudo.; Iksam.; Moh. Nawir Dg. Mangala.; Wismanto.; Samsuddin.; Agung Cahyanto
Penerbit Untad Press
164 Halaman
Ukuran 14,8 x 21 cm
ISBN (dalam proses)
Rp. 85.000
Buku yang berjudul “DATU PAMUSU: Biografi dan Perjuangannya” membahas tentang biografi Magau Datu Pamusu yang lahir 1864 dan wafat 1957. Sepanjang hidupnya Magau Datu Pamusu sebagai bangsawan murni Kerajaan Dolo dari ayahnya Yolulemba dengan ibunya Bidabuya mendidiknya tumbuh menjadi bangsawan Kaili yang menentang penjajahan. Sejak 1888 sudah terlibat dalam perang Kayumalue melawan Kolonial Belanda di Tavaeli, kemudian bergabung ke Syarekat Islam sehingga pada tahun 1917 dibuang ke Ternate sebagai tahanan politik hingga tahun 1926. Kemudian bergabung dalam gerakan Merah Putih di Lembah Kaili hingga Indonesia merdeka pada tahun 1945. Gerakan lokal yang dilakukan oleh Magau Datu Pamusu ditandai oleh perlawanan-perlawanan fisik maupun ideologi terhadap Kolonial Belanda. Perlawanannya secara lokal tercatat sejak akhir abad ke-19 hingga tahun 1913 terlibat di Perang Kayumalue, Kulawi, Banawa, Sojol, serta Dolo berdasar ideologi peradaban Kaili. Sementara itu, gerakan nasional tampak pada bergabungnya beliau dengan organisasi modern Syarekat Islam dan pejuang Merah Putih sejak 1913 dengan ideologi Islam. Keikutsertaan beliau di Gerakan Nasional Syarekat Islam dari Jawa serta aktif memperjuangkan Gerakan Merah Putih ini, beliau ditahan dan dibuang ke Ternate 1917 hingga 1926. Setelah dibuang beliau tetap melakukan gerakan di awal abad ke-20 dengan menyerukan penuntutan kemerdekaan Negara Indonesia. Buku ini menjadi bukti konkrit bahwa Magau Datu Pamusu telah melakukan perlawanan terhadap penjajah dan menentang kolonialisme Belanda di Wilayah Sigi Sulawesi Tengah sehingga pantas dapat diangkat sebagai pahlawan nasional dari Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah.



